Evaluasi Kinerja Kantah Depok, Budi Jaya Tekankan Kualitas Pelayanan sebagai Tolok Ukur Keberhasilan

Depok | Sketsa Online – Pencapaian target kerja dalam sebuah instansi tidak hanya ditentukan oleh angka-angka capaian program, tetapi juga oleh manfaat yang dirasakan masyarakat dari layanan yang diberikan.

Prinsip tersebut menjadi salah satu penekanan dalam kegiatan Coffee Morning yang digelar Kantor Pertanahan Kota Depok di Aula Kantor pada Selasa (2/6/2026), usai peringatan Hari Lahir Pancasila.

Kegiatan tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan sinergi antarbidang untuk memastikan pelaksanaan program berjalan efektif, terukur, dan sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan.

Melalui forum ini, setiap unit kerja dapat memetakan progres pekerjaan, mengidentifikasi kendala di lapangan, serta menyusun langkah tindak lanjut yang diperlukan.

Dalam pemaparannya, Kepala Subbagian Tata Usaha bersama para Kepala Seksi I hingga V menyampaikan perkembangan kinerja masing-masing bidang hingga awal Juni 2026.

Beberapa agenda strategis yang menjadi perhatian antara lain penyerapan anggaran, optimalisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), percepatan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), serta penyelesaian tunggakan Pemeliharaan Data Pendaftaran Tanah (PDDM).

Pembahasan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk mengukur efektivitas pelaksanaan program yang telah berjalan selama semester pertama tahun ini. Berbagai tantangan yang masih dihadapi dibahas secara terbuka agar dapat segera ditindaklanjuti melalui langkah-langkah yang lebih terarah dan tepat sasaran.

Kepala Kantor Pertanahan Kota Depok, Budi Jaya, S.T., M.T., QRMP, menegaskan bahwa evaluasi rutin merupakan bagian penting dalam membangun budaya kerja yang adaptif dan berorientasi pada hasil. Menurutnya, setiap target yang telah ditetapkan harus dipahami sebagai tanggung jawab bersama yang memerlukan kolaborasi seluruh unsur organisasi.

“Evaluasi kinerja bukan sekadar melihat capaian pekerjaan, tetapi juga memastikan setiap program yang dijalankan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, setiap target yang telah ditetapkan harus menjadi tanggung jawab bersama, sementara setiap hambatan perlu dicatat dan dikelola dengan baik agar solusi yang tepat dapat segera diambil,” ujar Budi Jaya.

Ia menjelaskan bahwa pencatatan berbagai kendala dan perkembangan pekerjaan secara sistematis akan membantu organisasi dalam mengambil keputusan yang lebih akurat. Dengan data yang terdokumentasi dengan baik, setiap persoalan dapat dianalisis secara objektif sehingga solusi yang dihasilkan lebih efektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain mendorong percepatan pelaksanaan program prioritas, Budi Jaya juga mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah organisasi tidak cukup diukur dari terpenuhinya indikator kinerja semata. Lebih dari itu, kualitas layanan yang diterima masyarakat harus menjadi perhatian utama dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari terpenuhinya target kinerja atau capaian angka semata. Yang lebih penting adalah bagaimana masyarakat dapat merasakan pelayanan yang cepat, tepat, dan memberikan kepastian. Kualitas pelayanan harus menjadi tolok ukur keberhasilan kita bersama,” tegasnya.

Pelayanan publik yang baik ditandai oleh proses yang mudah diakses, respons yang cepat, penyelesaian yang jelas, serta sikap aparatur yang profesional. Karena itu, seluruh jajaran diharapkan mampu menjaga standar pelayanan yang konsisten sehingga kehadiran negara benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Budi Jaya turut mengajak seluruh pegawai untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai kerja Kementerian ATR/BPN, yakni Melayani, Profesional, dan Terpercaya. Nilai tersebut dinilai penting sebagai landasan dalam membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan.

“Nilai Melayani, Profesional, dan Terpercaya harus tercermin dalam setiap pelaksanaan tugas. Dengan komitmen tersebut, saya optimistis seluruh target yang telah ditetapkan dapat dicapai sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan pertanahan,” pungkas Budi Jaya.

Melalui evaluasi yang dilakukan secara berkala serta komitmen untuk terus melakukan perbaikan, Kantor Pertanahan Kota Depok optimistis dapat mencapai sasaran yang telah ditetapkan sekaligus menghadirkan layanan pertanahan yang semakin transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (el’s)

Terpopuler