Depok | Sketsa Online – Pembangunan Depok Open Space (DOS) Tahap III di kawasan Balai Kota Depok terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga saat ini, progres fisik proyek telah mencapai sekitar 25 persen, dengan seluruh pekerjaan berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.
Konsultan pelaksana, Ahmad, mengatakan capaian tersebut menandakan proses pembangunan berada pada jalur yang sesuai target. Sejumlah pekerjaan awal telah diselesaikan, dan kini proyek memasuki tahap pembangunan fasilitas utama yang menjadi prioritas.
“Hingga saat ini progres pembangunan DOS Tahap III telah mencapai sekitar 25 persen. Sejumlah item pekerjaan seperti split area, saluran U-Ditch, jogging track, dan pemadatan lahan telah selesai dikerjakan sesuai tahapan. Saat ini, pekerjaan difokuskan pada penyelesaian fondasi panggung permanen serta penataan sub-base lapangan tenis sebagai persiapan menuju tahap konstruksi berikutnya,” ujar Ahmad, Kamis (11/6/2026).
Ia menjelaskan, pembangunan fondasi panggung permanen merupakan salah satu pekerjaan strategis karena akan menjadi struktur utama yang menopang berbagai kegiatan di kawasan DOS. Bersamaan dengan itu, penataan sub-base lapangan tenis terus dilakukan untuk memastikan lapisan dasar memiliki daya dukung yang memenuhi standar teknis konstruksi.
“Tahapan tersebut menjadi fondasi penting sebelum memasuki pekerjaan lanjutan. Setelah selesai, proses pembangunan akan dilanjutkan dengan pemasangan lapangan rumput sintetis seluas sekitar 1.720 meter persegi serta penyelesaian berbagai fasilitas penunjang lainnya,” jelasnya.
Selain pembangunan fasilitas utama, pekerjaan saluran U-Ditch yang telah rampung juga menjadi bagian penting dalam sistem drainase kawasan. Infrastruktur tersebut dirancang untuk mengendalikan aliran air hujan sehingga dapat meminimalkan potensi genangan sekaligus menjaga kualitas konstruksi dalam jangka panjang.
Sementara itu, pekerjaan pemadatan lahan yang telah selesai menjadi dasar bagi pembangunan berbagai fasilitas di kawasan DOS. Dalam proyek infrastruktur, kualitas lapisan tanah merupakan faktor penting yang menentukan stabilitas, keamanan, serta umur layanan bangunan.
Pembangunan DOS Tahap III merupakan kelanjutan pengembangan ruang terbuka publik di Kota Depok yang diarahkan menjadi kawasan multifungsi. Nantinya, kawasan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana olahraga, tetapi juga menjadi ruang interaksi masyarakat, lokasi penyelenggaraan kegiatan seni dan budaya, serta pusat aktivitas berbagai komunitas.
Dengan nilai proyek sekitar Rp5,7 miliar, pengembangan DOS Tahap III diharapkan menghadirkan wajah baru kawasan Balai Kota Depok yang lebih modern, nyaman, dan representatif. Kehadiran berbagai fasilitas tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas ruang publik sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kota Depok.
Menutup keterangannya, Ahmad menegaskan seluruh pekerjaan terus berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan dengan tetap mengedepankan kualitas di setiap proses pembangunan.
“Seluruh pekerjaan berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Kami tidak hanya mengejar target waktu, tetapi juga memastikan setiap proses dikerjakan sesuai standar teknis agar hasil pembangunan memiliki kualitas yang baik, aman, dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang,” tutup Ahmad. (el’s)

