Depok | Sketsa Online – Kondisi Situ Citayam yang masih dihadapkan pada persoalan sampah dan minimnya penataan kawasan kembali menjadi sorotan. Sekretaris Komisi D DPRD Kota Depok sekaligus Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Depok, Siswanto, S.H., menyampaikan kritik sekaligus mendorong adanya langkah konkret untuk memperbaiki kawasan tersebut secara menyeluruh.
Menurut Siswanto, upaya pembersihan sampah yang dilakukan pemerintah patut diapresiasi, namun tidak boleh berhenti pada kegiatan pengangkatan sampah dari perairan. Ia menilai diperlukan solusi yang mampu menyentuh akar persoalan agar pencemaran tidak terus berulang.
“Kalau hanya sebatas dibersihkan dan sampah diangkut dari air ke truk, pertanyaannya sampai kapan masyarakat berhenti membuang sampah ke Situ Citayam. Yang dibutuhkan adalah solusi yang tepat agar tidak ada lagi sampah yang masuk ke situ dan kualitas airnya tetap terjaga,” ujarnya pada Rabu (3/6/26).
Ia menjelaskan, persoalan sampah di kawasan perairan tidak hanya berkaitan dengan kebersihan lingkungan, tetapi juga berpengaruh terhadap kualitas air, fungsi resapan, dan keberlanjutan ekosistem. Karena itu, penanganan yang dilakukan perlu mengedepankan langkah pencegahan sekaligus pengelolaan kawasan yang lebih baik.
Siswanto juga menyoroti perlunya sinergi antara Pemerintah Kota Depok dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Mengingat pengelolaan situ merupakan kewenangan pemerintah provinsi, koordinasi yang kuat dinilai menjadi kunci untuk mempercepat program normalisasi dan penataan kawasan.
Situ Citayam termasuk salah satu situ yang masih membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah. Selain normalisasi untuk meningkatkan kualitas dan fungsi perairan, kawasan sekitar situ juga perlu ditata agar lebih bermanfaat bagi masyarakat.
Ia menilai penyediaan fasilitas publik seperti jalur pejalan kaki atau jogging track dapat menjadi bagian dari solusi. Selain memberikan ruang aktivitas bagi warga, keberadaan fasilitas tersebut dapat meningkatkan pengawasan sosial terhadap kawasan situ sehingga potensi pembuangan sampah sembarangan dapat diminimalkan.
“Kalau di situ ada jogging track dan setiap hari digunakan masyarakat untuk berolahraga atau berkegiatan, saya kira orang akan lebih segan membuang sampah ke situ. Maka dibutuhkan keseriusan dari pemerintah kota dan pemerintah provinsi untuk memprioritaskan penataan serta normalisasi Situ Citayam,” katanya.
Sebagai anggota legislatif yang tinggal tidak jauh dari kawasan Situ Citayam, Siswanto mengaku telah lama memberikan perhatian terhadap kondisi situ tersebut. Kedekatannya dengan lokasi membuat dirinya kerap melihat langsung berbagai persoalan yang terjadi, mulai dari sampah hingga belum optimalnya fasilitas pendukung di kawasan situ.
Karena itu, ia merasa perlu menyampaikan kritik sebagai bentuk kepedulian agar Situ Citayam tidak hanya dibersihkan sesaat, melainkan ditata secara berkelanjutan.
Menutup pernyataannya, Ia menegaskan, dengan penanganan yang tepat, Situ Citayam memiliki potensi menjadi ruang publik yang nyaman sekaligus kawasan konservasi air yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
“Harapan saya ada sentuhan normalisasi, baik dari sisi fasilitas maupun kualitas airnya. Situ Citayam perlu mendapat perhatian yang lebih serius agar fungsi dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat secara optimal,” tutupnya. (el’s)

