Depok | Sketsa Online – Punya video menarik yang tersimpan di galeri ponsel? Kini saatnya mengubah rekaman keseharian menjadi karya kreatif yang berpeluang menghasilkan hadiah jutaan rupiah.
Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno 2026, DPC PDI Perjuangan Kota Depok menggelar lomba Instagram Reels bertajuk A Day in My Life – Trisakti Edition. Kompetisi ini mengajak generasi muda untuk menceritakan aktivitas sehari-hari melalui video pendek yang kreatif, inspiratif, dan sarat makna.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Hj. Yuni Indriany, S.E., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya untuk memperkenalkan sekaligus mengaktualisasikan nilai-nilai Trisakti dalam kehidupan generasi muda masa kini.
“Melalui lomba ini kami ingin mengajak generasi muda melihat bahwa Trisakti bukan sekadar konsep dalam sejarah. Nilai-nilainya hadir dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari semangat belajar, bekerja, berkarya, membantu keluarga, hingga menjaga budaya dan identitas bangsa,” ujar Hj. Yuni pada Selasa (2/6/26).
Menurutnya, media sosial telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan anak muda. Karena itu, platform digital dinilai menjadi ruang yang tepat untuk menyalurkan kreativitas sekaligus menyebarkan pesan-pesan positif.
“Kami percaya setiap anak muda memiliki cerita yang berharga. Tidak harus menampilkan kehidupan yang mewah atau sempurna. Justru pengalaman yang jujur dan autentik sering kali menjadi kisah yang mampu menginspirasi banyak orang,” tuturnya.
Hj. Yuni menambahkan, lomba tersebut menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan karya dari sudut pandang mereka sendiri sekaligus mendapatkan apresiasi atas kreativitas yang dimiliki.
“Kami ingin memberi ruang bagi anak-anak muda untuk mengekspresikan diri, menyampaikan pesan yang baik, dan menunjukkan bagaimana mereka memaknai Indonesia melalui aktivitas yang dijalani setiap hari,” katanya.
Dalam kompetisi ini, peserta dapat memilih satu dari tiga tema yang telah disiapkan panitia. Tema pertama, Berdaulat dalam Politik: Perjuanganku Sehari-hari, mengangkat kisah perjuangan dalam menjalani aktivitas, pendidikan, pekerjaan, organisasi, hingga kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Tema kedua, Berdikari dalam Ekonomi: Perjuangan dan Karyaku, berfokus pada semangat kemandirian, kreativitas, usaha kecil, pekerjaan sehari-hari, serta berbagai upaya mewujudkan cita-cita melalui karya dan produktivitas.
Sementara tema ketiga, Berkepribadian dalam Kebudayaan: Budayaku, Identitasku, mengajak peserta menampilkan kecintaan terhadap budaya Indonesia melalui makanan tradisional, bahasa daerah, seni, komunitas lokal, maupun berbagai kebiasaan yang menjadi bagian dari identitas bangsa.
Lomba ini terbuka bagi peserta berusia 15 hingga 40 tahun dan tidak dipungut biaya pendaftaran. Video dibuat dalam format vertikal dengan durasi minimal 30 detik dan maksimal 90 detik, kemudian diunggah melalui Instagram Reels.
Peserta diwajibkan mengikuti akun Instagram @pdiperjuangan.depok, mencantumkan hashtag resmi lomba, serta mengaktifkan fitur kolaborasi (collab post) dengan akun tersebut agar karya dapat masuk dalam proses penilaian.
Lebih lanjut, panitia juga memberikan keleluasaan bagi peserta untuk mengunggah lebih dari satu video dan memilih lebih dari satu tema selama periode lomba berlangsung.
Total hadiah yang disiapkan mencapai jutaan rupiah. Untuk kategori Juara Pilihan Juri, hadiah yang diberikan sebesar Rp1.000.000 bagi juara pertama, Rp750.000 untuk juara kedua, dan Rp500.000 untuk juara ketiga.
Selain itu terdapat kategori Juara Favorit Publik berdasarkan jumlah likes, masing-masing sebesar Rp500.000, Rp350.000, dan Rp250.000. Penghargaan khusus juga disediakan untuk kategori Storytelling Terbaik, Video Kreatif Terbaik, serta Trisakti Spirit Terbaik dengan hadiah masing-masing Rp500.000.
Tak hanya peserta, masyarakat yang mengikuti akun Instagram @pdiperjuangan.depok dan memberikan likes pada video lomba juga berkesempatan memperoleh doorprize yang telah disiapkan panitia.
Menutup pernyataannya, Hj. Yuni berharap kompetisi tersebut mampu melahirkan lebih banyak konten yang tidak hanya menarik untuk ditonton, tetapi juga membawa pesan tentang semangat berkarya, kepedulian sosial, kemandirian, serta kecintaan terhadap budaya Indonesia.
“Kami mengajak generasi muda untuk ikut berpartisipasi. Siapa tahu video yang selama ini hanya tersimpan di galeri justru menjadi karya terbaik yang menginspirasi banyak orang dan membawa pulang hadiah jutaan rupiah,” pungkasnya.
Bagi yang tertarik mengikuti kompetisi ini, masih ada kesempatan hingga 21 Juni 2026 untuk mengunggah karya terbaik. Selanjutnya, proses penilaian akan dilakukan oleh dewan juri dan pemenang diumumkan pada 25 Juni 2026 melalui akun Instagram resmi @pdiperjuangan.depok. (el’s)

