Depok | Sketsa Online – Wali Kota Depok, Supian Suri, menyampaikan apresiasi sekaligus rasa bangganya atas hadirnya Sport Clinic dan Wellness Center di RS Hermina Depok yang menjadi layanan kesehatan olahraga pertama di Kota Depok.
Terwujudnya fasilitas tersebut dinilai sebagai langkah visioner dalam memperkuat budaya hidup sehat sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat dan para atlet di Kota Depok.
Peresmian Sport Clinic dan Wellness Center RS Hermina Depok dihadiri berbagai unsur tenaga kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, pengurus KONI, KORMI, dokter spesialis olahraga dan ortopedi, hingga jajaran Puskesmas se-Kota Depok.
Kehadiran berbagai pihak menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam membangun sistem kesehatan yang tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pencegahan penyakit melalui olahraga dan pola hidup sehat.
Dalam sambutannya, Supian Suri menilai layanan kesehatan berbasis olahraga dan kebugaran menjadi kebutuhan masyarakat modern yang kini semakin sadar akan pentingnya menjaga kondisi tubuh melalui aktivitas fisik yang teratur.
“Dari sekian banyak rumah sakit di Kota Depok, hari ini RS Hermina menjadi rumah sakit pertama yang memiliki Sport Clinic dan Wellness Center. Ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus langkah maju bagi layanan kesehatan di Kota Depok,” ujar Supian Suri di ruang serbaguna, lantai 6, RS. Hermina Depok, pada Senin (25/5/26).
Menurutnya, keberadaan Sport Clinic bukan hanya diperuntukkan bagi atlet profesional, tetapi juga masyarakat umum yang aktif berolahraga dan membutuhkan layanan kesehatan yang lebih spesifik dan terintegrasi.
Mulai dari penanganan cedera olahraga, konsultasi kebugaran, terapi pemulihan, hingga edukasi pola hidup sehat menjadi layanan penting yang kini semakin dibutuhkan masyarakat perkotaan.
Supian Suri menjelaskan bahwa pegiat olahraga memiliki risiko cedera dan kebutuhan kesehatan yang berbeda dengan masyarakat umum. Karena itu, diperlukan fasilitas kesehatan dengan pendekatan khusus yang memahami kondisi fisik para atlet maupun warga yang rutin melakukan aktivitas olahraga.
“Sport Clinic dan Wellness Center ini menjadi bentuk tanggung jawab sekaligus kepedulian terhadap para olahragawan dan masyarakat yang aktif berolahraga. Ketika terjadi cedera olahraga atau gangguan kebugaran, masyarakat kini memiliki tempat layanan yang lebih fokus dan profesional,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya membangun kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat. Tujuan utama pembangunan kesehatan bukan sekadar memperbanyak rumah sakit atau fasilitas pengobatan, melainkan menciptakan masyarakat yang sehat sehingga risiko penyakit dapat ditekan sejak dini.
Ia menyebut rumah sakit pada dasarnya merupakan bentuk antisipasi terhadap kondisi yang tidak diinginkan. Namun, langkah preventif melalui olahraga rutin, pola makan sehat, serta edukasi kesehatan tetap menjadi fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang sehat, aktif, dan produktif.
“Cita-cita kita sebenarnya bukan memperbanyak tempat untuk orang sakit, tetapi bagaimana masyarakat bisa hidup sehat, aktif bergerak, dan rutin berolahraga sehingga tidak mudah sakit,” tuturnya.
Supian Suri juga mengingatkan bahwa sebesar apa pun fasilitas kesehatan yang dimiliki suatu daerah tidak akan cukup apabila masyarakat tidak memiliki kesadaran menjaga kesehatan diri sendiri. Karena itu, edukasi kesehatan harus terus diperkuat dan dilakukan secara berkelanjutan.
“Sebanyak apa pun rumah sakit dibangun, sebanyak apa pun tenaga kesehatan disiapkan, bahkan secanggih apa pun alat kesehatan yang kita miliki, semuanya tidak akan cukup kalau masyarakat tidak mau hidup sehat dan tidak mau berolahraga,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ia menilai olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi merupakan investasi kesehatan jangka panjang. Dengan tubuh yang sehat dan bugar, masyarakat dapat memiliki produktivitas yang lebih baik sekaligus mengurangi beban biaya pengobatan di masa depan.
“Biaya menjaga kesehatan jauh lebih murah dibanding biaya pengobatan. Karena itu kita ingin budaya hidup sehat terus tumbuh di tengah masyarakat Kota Depok,” ungkapnya.
Selain mengapresiasi kehadiran Sport Clinic dan Wellness Center, Supian Suri juga menyampaikan penghargaan kepada tenaga kesehatan, dokter, perawat, hingga jajaran Puskesmas yang selama ini aktif memberikan pelayanan sekaligus edukasi kesehatan kepada masyarakat.
Ia menegaskan, kolaborasi antara pemerintah, rumah sakit, tenaga medis, dan komunitas olahraga menjadi kunci penting dalam menciptakan kota yang sehat dan aktif.
Tak hanya itu, Ia turut menyoroti peran KONI dan KORMI dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat. Jika KONI berfokus pada pembinaan olahraga prestasi, maka KORMI hadir mendorong budaya olahraga masyarakat agar semakin banyak warga terbiasa hidup aktif dan sehat.
“Kita ingin semua masyarakat memiliki kesadaran untuk bergerak, berolahraga, dan menjaga kesehatan. Karena kesehatan bukan hanya urusan rumah sakit, tetapi tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Supian Suri berharap kehadiran Sport Clinic dan Wellness Center RS Hermina Depok dapat menjadi tonggak baru layanan kesehatan olahraga di Kota Depok sekaligus melahirkan generasi yang lebih sehat, kuat, dan berdaya saing di masa depan.
“Ini bukan hanya tentang layanan kesehatan, tetapi investasi untuk masa depan generasi yang lebih sehat, lebih hebat, dan mampu memberikan kebaikan bagi masyarakat dan Indonesia,” tutupnya. (el’s)

