Demokrat Depok Bidik Kursi DPRD Jabar, Aditya Disiapkan sebagai Figur Unggulan

Depok | Sketsa Online – Partai Demokrat Kota Depok mulai menyiapkan kader untuk memperluas keterwakilan politik hingga tingkat Jawa Barat. Orientasi tersebut diarahkan agar kepentingan Kota Depok memiliki saluran yang lebih kuat dalam proses perumusan kebijakan di tingkat provinsi.

Anggota Komisi D DPRD Kota Depok, Aditya Wiradi Putra, S.H., menjadi salah satu figur yang diproyeksikan untuk maju sebagai calon anggota DPRD Jawa Barat.

Ia mengatakan, persiapan sejak dini merupakan bagian penting dari proses politik yang membutuhkan kesiapan personal, konsolidasi organisasi, serta jaringan yang solid.

“Saya rasa tidak prematur. Karena dalam perjalanan politik, semuanya memang melalui proses dan tahapan,” kata Aditya usai menghadiri Lomba Rakyat di Kantor DPC Partai Demokrat Kota Depok, Minggu (23/8/2026).

Menurutnya, rencana memperluas perjuangan politik ke tingkat Jawa Barat telah dibicarakan bersama Ketua DPC Partai Demokrat Kota Depok beserta jajaran. Gagasan tersebut, tidak berhenti pada kepentingan pencalonan, tetapi berkaitan dengan kebutuhan menghadirkan representasi Depok dalam pengambilan kebijakan di tingkat provinsi.

“Kita perlu memperluas jangkauan perjuangan ke Jawa Barat, karena banyak persoalan di Kota Depok yang membutuhkan dukungan dan dorongan kebijakan dari tingkat provinsi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keterwakilan politik di DPRD Jawa Barat memiliki arti penting karena kewenangan pemerintah kota memiliki batas. Sejumlah persoalan pembangunan membutuhkan koordinasi lintas pemerintahan, dukungan anggaran, maupun kebijakan yang berada dalam kewenangan pemerintah provinsi.

Karena itu, figur yang disiapkan tidak cukup hanya memiliki kesiapan menghadapi kontestasi. Calon tersebut juga perlu memahami persoalan daerah, memiliki kapasitas memperjuangkan kepentingan publik, serta mampu mengawal aspirasi masyarakat Depok dalam proses politik di tingkat Jawa Barat.

Lebih lanjut, Ia menyampaikan, persiapan menuju tingkat provinsi berjalan beriringan dengan agenda Demokrat Depok meningkatkan perolehan kursi di DPRD Kota Depok. Penguatan struktur internal dan perluasan jaringan mulai dilakukan meski kepastian tahapan pemilu daerah masih menunggu pembahasan lebih lanjut.

“Walaupun pemilu juga masih dalam proses, kita sudah mulai dari sekarang memanaskan mesin, mensolidkan tim-tim kita semuanya dari internal partai lalu juga dari jaringan,” jelasnya.

Pencapaian target politik membutuhkan proses panjang. Konsolidasi yang dilakukan sejak awal dinilai penting untuk memastikan struktur partai tidak hanya aktif menjelang pemilu, tetapi memiliki kerja organisasi yang berkelanjutan.

“Dari situlah kita mulai dari saat ini, untuk memperkuat dan merealisasikan target-target kursi yang sudah ditetapkan oleh Ketua DPC,” tuturnya.

Di sisi lain, Aditya menyebut kepastian jadwal pemilu daerah masih menunggu pembahasan di tingkat nasional. Berdasarkan informasi yang diterimanya, agenda tersebut masih dibahas di Komisi II DPR RI.

“Kita hanya menunggu nanti seperti apa hasil dari itu,” katanya.

Meski jadwal kontestasi belum final, Demokrat Depok memilih memanfaatkan waktu yang tersedia untuk membangun kesiapan organisasi. Konsolidasi internal, penguatan jaringan, dan penyiapan figur dipandang sebagai investasi politik yang perlu dilakukan sebelum tahapan pemilu dimulai.

Menutup pernyataannya, Aditya menegaskan bahwa peningkatan keterwakilan politik tidak semata-mata berorientasi pada perolehan kursi. Kehadiran kader di tingkat provinsi, kata dia, harus mampu menjadi jalur untuk menyuarakan kebutuhan daerah sekaligus mengawal kebijakan yang berdampak terhadap masyarakat.

“Kalau kita ingin Depok punya posisi yang lebih kuat di Jawa Barat, tentu harus ada orang yang siap memperjuangkan kepentingan Depok di sana. Maka, kita perlu membangun kader yang tidak hanya siap secara politik, tetapi juga memiliki kapasitas dan komitmen untuk membawa aspirasi masyarakat ke tingkat provinsi,” tutupnya. (el’s)

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Terpopuler