Tanpa Batas Kuota! YAMI dan PGI Depok Dorong Budaya Peduli Kesehatan Mata Sejak Usia Sekolah

Depok | Sketsa Online – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan meningkatnya penggunaan perangkat digital dalam dunia pendidikan, menjaga kesehatan mata menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menciptakan proses belajar yang berkualitas.

Sayangnya, kesadaran untuk memeriksakan kesehatan mata secara rutin masih tergolong rendah, sehingga banyak gangguan penglihatan baru diketahui ketika telah memengaruhi aktivitas belajar anak.

Berangkat dari kondisi tersebut, Yayasan Amal Mata Indonesia (YAMI) bersama Persatuan Golf Indonesia (PGI) Kota Depok menggelar pemeriksaan kesehatan mata dan pemberian kacamata gratis bagi pelajar di SDN 4 Tapos, Kecamatan Tapos, Kota Depok, pada Rabu (29/7/2026).

Program ini diberikan tanpa pembatasan kuota bagi pelajar yang membutuhkan, sekaligus menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini gangguan penglihatan sejak usia sekolah.

Co Director Yayasan Amal Mata Indonesia, Diana Mongan, menjelaskan bahwa gangguan penglihatan pada anak dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari genetik, pola makan, kualitas tidur, hingga kebiasaan menggunakan gawai dalam waktu yang lama.

“Berbagai faktor memengaruhi kesehatan mata anak, mulai dari genetik, gizi, jam tidur, hingga penggunaan gadget atau laptop yang semakin intensif. Semua itu dapat memicu gangguan penglihatan seperti mata minus maupun silinder,” ujarnya.

Menurut Diana Mongan, perkembangan teknologi merupakan bagian dari kehidupan modern yang tidak dapat dihindari. Karena itu, yang perlu dibangun adalah kebiasaan menggunakan perangkat digital secara bijak, termasuk memberikan waktu istirahat bagi mata dan melakukan pemeriksaan secara berkala.

Ia menyarankan anak usia sekolah menerapkan pola istirahat mata setiap 20 menit dengan mengalihkan pandangan ke objek yang jauh, serta membatasi penggunaan gawai sesuai kebutuhan agar kesehatan penglihatan tetap terjaga.

Selain itu, ia menilai pemeriksaan mata seharusnya menjadi bagian dari upaya preventif, sama pentingnya dengan pemeriksaan kesehatan lainnya. Dengan deteksi dini, gangguan penglihatan dapat segera ditangani sehingga tidak menghambat proses belajar maupun perkembangan anak.

Melalui kolaborasi dengan PGI Kota Depok, Yayasan Amal Mata Indonesia (YAMI) berkomitmen memberikan pemeriksaan mata, lensa, dan bingkai kacamata gratis bagi pelajar yang membutuhkan tanpa pembatasan kuota.

Ia menilai, akses terhadap penglihatan yang baik merupakan salah satu bentuk dukungan nyata terhadap kualitas pendidikan.

“Kalau anak sudah melihat dengan jelas, proses belajarnya menjadi lebih efektif. Mereka lebih mudah membaca, memahami pelajaran, dan mengembangkan potensinya,” tutur Diana Mongan.

Menutup pernyataannya, Ia berharap gerakan ini dapat menumbuhkan budaya peduli kesehatan mata di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat sehingga setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan meraih cita-citanya.

“Harapan kami, pemeriksaan mata tidak lagi dilakukan ketika anak sudah mengalami kesulitan melihat, tetapi menjadi kebiasaan yang dilakukan secara rutin. Dengan begitu, semakin banyak anak yang dapat tumbuh sehat, belajar optimal, dan menatap masa depan dengan lebih baik,” tutupnya. (el’s)

spot_img
spot_img

Terpopuler