Sambut Hari Pangan Sedunia 2026, Dadan Rustandi Ajak Warga Depok Berburu Pangan Murah

Depok | Sketsa Online – Pemerintah Kota Depok menggelar Pekan Hari Pangan Sedunia (HPS) 2026 pada 13–18 Oktober dengan menghadirkan Bazar HPS, Gerakan Pangan Murah (GPM), dan penyaluran bantuan beras bagi 200 keluarga penerima manfaat (KPM).

Rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pangan yang aman dan bergizi.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Depok, Dadan Rustandi, mengajak masyarakat memanfaatkan agenda tersebut sesuai jadwal dan kebutuhan rumah tangga.

“Pekan Hari Pangan Sedunia menjadi momentum untuk mendekatkan akses pangan kepada masyarakat. Kami mengajak warga memanfaatkan bazar dan Gerakan Pangan Murah sesuai jadwal yang tersedia agar kebutuhan rumah tangga dapat dipenuhi secara bijak,” ujar Dadan pada Senin (12/10/26).

Mengusung tema Berinovasi Hari Ini untuk Nutrisi Hari Esok, Pekan HPS 2026 menyoroti pentingnya sistem pangan yang tidak hanya menjamin ketersediaan bahan makanan, tetapi juga memperhatikan keterjangkauan harga, keamanan konsumsi, dan kecukupan gizi.

Salah satu agenda yang disiapkan ialah penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) berupa beras kepada 200 KPM. Distribusi dijadwalkan berlangsung pada Selasa (13/10/2026) di Kelurahan Jatijajar dan Rabu (14/10/2026) di Kelurahan Pengasinan. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pokok keluarga penerima manfaat.

“Penyaluran cadangan pangan merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah kepada keluarga penerima manfaat. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga penerima,” katanya.

Bazar HPS dijadwalkan berlangsung pada 15–16 Oktober 2026 di halaman Kantor Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Depok, mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai. Kegiatan ini dirangkai dengan program Sedekah Minyak Jelantah (Mijel).

Sementara itu, GPM akan digelar di Alun-Alun Timur Grand Depok City (GDC) pada Sabtu (17/10/2026), mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai. Kegiatan serupa berlangsung di Depok Open Space (DOS) pada Minggu (18/10/2026), mulai pukul 06.00 WIB hingga selesai.

Bazar dan GPM diharapkan menjadi alternatif belanja bagi warga sekaligus membuka peluang pemasaran produk lokal. Masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan tersebut dengan menyesuaikan pembelian terhadap kebutuhan dan anggaran keluarga serta memperhatikan kualitas komoditas yang dipilih.

Dadan mengingatkan bahwa keputusan berbelanja perlu mempertimbangkan mutu bahan makanan dan kebutuhan nutrisi keluarga.

“Kami mengajak masyarakat memilih bahan pangan sesuai kebutuhan, memperhatikan kualitasnya, dan mempertimbangkan nilai gizi agar pola konsumsi keluarga semakin baik,” tuturnya.

Dari perspektif kebijakan publik, keberhasilan program pangan murah tidak cukup diukur dari terselenggaranya kegiatan. Ketersediaan komoditas, keterjangkauan harga, kualitas produk, dan kemudahan akses menjadi indikator penting untuk menilai manfaatnya bagi masyarakat. Pelaksanaan program perlu berorientasi pada kebutuhan warga dan hasil yang dapat dirasakan secara nyata.

Bantuan CPPD dan GPM memiliki sasaran berbeda, tetapi saling melengkapi. CPPD memberikan dukungan beras kepada keluarga penerima manfaat, sedangkan GPM menyediakan alternatif belanja bagi masyarakat. Efektivitas kedua program tersebut perlu dilihat dari ketepatan pelaksanaan dan manfaat yang diterima kelompok sasaran.

Peringatan Hari Pangan Sedunia setiap 16 Oktober menjadi pengingat bahwa ketahanan pangan berkaitan erat dengan kesejahteraan masyarakat. Ketersediaan bahan makanan perlu diiringi akses yang memadai agar keluarga dapat memenuhi kebutuhan pangannya secara berkelanjutan.

“Melalui Pekan Hari Pangan Sedunia, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya ketahanan pangan dalam kehidupan sehari-hari. Upaya ini perlu didukung melalui program yang tepat sasaran dan partisipasi bersama untuk membangun sistem pangan yang lebih baik,” pungkas Dadan Rustandi. (el’s)

 

 

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Terpopuler