Depok | Sketsa Online – Sebanyak 683 atlet Kota Depok bersiap membawa nama daerah dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat (Jabar) 2026. Wali Kota Depok Supian Suri melepas kontingen tersebut di Lapangan Depok Open Space (DOS), Jumat (23/10/2026), sekaligus menitipkan harapan agar para atlet berjuang maksimal dan membawa pulang medali emas.
Kontingen Depok akan berkompetisi pada 50 cabang olahraga (cabor) dan 72 subcabang olahraga (subcabor). Persiapan mereka didukung para pelatih, ofisial, serta pengurus cabang olahraga yang berperan dalam mengantarkan atlet menghadapi persaingan tingkat provinsi.
Dalam pelepasan tersebut, Supian menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur yang telah bekerja mempersiapkan kontingen. Ia menegaskan, perjuangan atlet di arena bukan semata-mata soal pencapaian pribadi, melainkan juga kesempatan mengharumkan nama Kota Depok melalui prestasi.
“Atas nama Pemerintah Kota Depok, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para atlet, ofisial, pelatih, dan pengurus cabang olahraga yang telah menghadirkan orang-orang hebat untuk membawa nama baik Kota Depok,” ujar Supian Suri, Jumat (23/10/2026).
Untuk mendukung perjuangan tersebut, Supian meminta para atlet tidak terbebani persoalan bonus maupun penghargaan selama bertanding.
Ia menegaskan, pemerintah Kota Depok berkomitmen memberikan apresiasi kepada atlet yang berhasil meraih medali. Dengan demikian, para atlet dapat mencurahkan perhatian dan tenaga sepenuhnya untuk menghadapi pertandingan.
Selain dukungan pemerintah, Supian mengajak jajaran Pemkot Depok, pelajar, dan masyarakat hadir memberikan semangat kepada kontingen yang berlaga di Depok, Bogor, dan Bekasi. Dukungan langsung dari masyarakat diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi para atlet untuk tampil percaya diri dan memberikan kemampuan terbaiknya.
Porprov XV Jabar 2026 menjadi kesempatan bagi kontingen Depok untuk menguji hasil latihan, disiplin, dan kesiapan menghadapi lawan dari berbagai daerah. Setiap pertandingan menjadi ruang bagi atlet untuk membuktikan kemampuan sekaligus memperjuangkan prestasi yang dapat mengharumkan nama Kota Depok.
Karena itu, Supian kembali menegaskan bahwa target prestasi harus menjadi perhatian utama atlet, sedangkan penghargaan atas capaian mereka menjadi tanggung jawab pemerintah.
“Buat mereka jangan memikirkan nanti dapat apa atau tidak. Yang penting dapatkan emasnya saja dulu. Urusan itu menjadi tanggung jawab kita,” tegasnya. (el’s)







