Depok | Sketsa Online – Kehidupan kerap mengajarkan banyak hal melalui cara yang sederhana. Sebuah cerita dapat membuat seseorang berhenti sejenak, merasakan emosi, lalu kembali melihat arti waktu dan kesempatan yang dimiliki.
Kesan itu dirasakan Wali Kota Depok Supian Suri setelah menyaksikan film Ibadah & Cinta. Baginya, drama romantis tersebut tidak hanya menyuguhkan kisah percintaan, tetapi juga mengajak penonton merenungkan keluarga, pilihan hidup, serta pentingnya menghargai setiap waktu yang dimiliki.
“Buat saya, filmnya luar biasa. Benar-benar menguras emosi. Banyak banget pesan yang kita dapat dari film ini,” ujar Supian Suri usai menghadiri Nonton Duluan di Margo City XXI, Depok, Rabu (16/9/2026).
Menurut Supian, salah satu pesan yang paling membekas adalah tentang cara seseorang memanfaatkan kesempatan dalam hidup. Selama masih diberi waktu, setiap orang memiliki ruang untuk memperbaiki diri, menjaga keluarga, menjalankan tanggung jawab, dan memberikan manfaat bagi sesama.
“Selagi kita masih diberikan kesempatan, maksimalkan hidup. Lakukan yang terbaik, berikan yang terbaik, jangan sia-siakan kesempatan yang ada,” tuturnya.
Pesan itu terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari. Waktu bersama keluarga, kesempatan memperbaiki kesalahan, menyampaikan kasih sayang, hingga berbuat sesuatu untuk orang lain sering kali dianggap biasa ketika masih tersedia. Nilainya justru semakin terasa ketika kesempatan itu telah berlalu.
Lebih lanjut, Ia menilai kekuatan Ibadah & Cinta tidak berhenti pada kisah hubungan antartokohnya. Perjalanan cerita juga memberi ruang bagi penonton untuk melihat kembali keputusan yang diambil, hubungan dengan orang-orang terdekat, serta bagaimana seseorang menjalani kehidupan ketika berhadapan dengan pilihan.
Pengalaman tersebut meninggalkan kesan tersendiri bagi Supian. Ia melihat film itu bukan sekadar hiburan, melainkan cerita yang dapat mengajak penonton membawa pulang sebuah perenungan tentang bagaimana waktu digunakan dan kesempatan dimaknai.
“Keren banget filmnya. Pesannya kuat, mengingatkan kita untuk menghargai setiap kesempatan, melakukan yang terbaik, dan memberikan manfaat selama masih diberikan waktu,” katanya.
Ibadah & Cinta merupakan produksi Sinemata Buana Kreasindo, disutradarai Jastis Arimba dengan skenario yang ditulis Ifan Adriansyah Ismail. Film drama romantis tersebut dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 24 September 2026.
Pada akhirnya, cerita yang dihadirkan Ibadah & Cinta membawa penonton pada renungan sederhana: selama waktu dan kesempatan masih diberikan, selalu ada ruang untuk memilih, memperbaiki diri, menyayangi orang-orang terdekat, dan melakukan kebaikan. Sebab, waktu yang telah berlalu tidak dapat diulang, tetapi kebaikan yang dilakukan hari ini dapat meninggalkan arti bagi kehidupan orang lain.
“Yuk, warga Depok! Jangan lewatkan kisahnya. Saksikan Ibadah & Cinta di seluruh bioskop Indonesia mulai 24 September 2026. Rasakan kisahnya, hayati ceritanya, dan temukan sendiri makna cinta, keikhlasan, serta pilihan hidup yang dihadirkan film ini,” pungkasnya. (el’s)







