Bikin Bangga PDI Perjuangan, Hj. Indah Ariani Ukir Prestasi di BK Award Depok

Depok | Sketsa Online — Prestasi Hj. Indah Ariani, S.H. menjadi salah satu sorotan dalam peringatan HUT ke-27 DPRD Kota Depok. Legislator Fraksi PDI Perjuangan itu meraih BK Award 2026, penghargaan Badan Kehormatan DPRD yang diberikan dengan mempertimbangkan aspek etika, kedisiplinan, integritas, serta komitmen anggota dalam menjaga kehormatan lembaga.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-27 DPRD Kota Depok, Kamis, 3 September 2026.

Indah mengatakan, apresiasi itu bukan sekadar penghargaan personal, melainkan pengingat bahwa mandat politik selalu beriringan dengan tanggung jawab kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih atas penghargaan BK Award ini. Ini menjadi penyemangat bagi saya untuk terus menjalankan amanah sebagai anggota DPRD dengan penuh tanggung jawab, menjaga etika, disiplin, dan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat,” ujar Indah Ariani.

Ia memandang penghargaan sebagai bentuk kepercayaan yang harus dijaga melalui konsistensi kerja. Dukungan masyarakat dan berbagai pihak, kata Indah, menjadi energi sekaligus pengingat agar dirinya tidak berhenti meningkatkan kualitas pengabdian.

“Saya bersyukur atas penghargaan ini dan tentu berterima kasih kepada masyarakat serta semua pihak yang telah memberikan dukungan. Bagi saya, penghargaan ini justru menjadi tanggung jawab untuk mempertahankan kepercayaan yang sudah diberikan,” katanya.

Menurutnya, menjadi anggota DPRD bukan hanya tentang menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan. Di balik kewenangan itu terdapat tuntutan moral untuk menjaga sikap, kedisiplinan, serta etika dalam setiap proses menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.

“Penghargaan ini saya jadikan motivasi untuk terus bekerja lebih baik. Amanah sebagai anggota DPRD harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas. Yang terpenting adalah bagaimana aspirasi masyarakat terus diperjuangkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Indah juga menempatkan etika dan kedisiplinan sebagai fondasi penting dalam membangun kepercayaan terhadap lembaga legislatif. Baginya, kualitas DPRD tidak cukup dilihat dari kebijakan yang dihasilkan, tetapi juga dari perilaku para anggotanya ketika menjalankan mandat publik.

“Etika dan disiplin harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tugas seorang legislator. Kita membawa amanah masyarakat, sehingga setiap sikap dan tindakan juga harus mencerminkan tanggung jawab itu,” tuturnya.

Ia menilai penghargaan dari Badan Kehormatan semestinya tidak berhenti pada seremoni. Justru, apresiasi tersebut harus menjadi pemantik bagi setiap anggota DPRD untuk terus melakukan pembenahan dan menjaga standar perilaku kelembagaan.

“BK Award ini bukan akhir dari pencapaian. Justru menjadi pengingat agar saya bisa lebih konsisten dalam menjalankan tugas, lebih disiplin, dan terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-27 DPRD Kota Depok berlangsung khidmat dengan dihadiri pimpinan DPRD, Wali Kota Depok, unsur Forkopimda, anggota DPRD, serta sejumlah tamu undangan. BK Award menjadi salah satu rangkaian penting dalam momentum hari jadi lembaga legislatif tersebut.

Menutup pernyataannya, Indah menegaskan bahwa memasuki usia ke-27, DPRD Kota Depok memiliki tantangan untuk terus memperkuat kepercayaan publik. Kepercayaan itu hanya dapat dirawat ketika setiap anggota mampu memaknai jabatan sebagai amanah dan tanggung jawab, bukan sekadar kedudukan.

“Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus saya jaga. Penghargaan ini menjadi pijakan bagi saya untuk terus bekerja lebih baik, meningkatkan tanggung jawab, dan tetap konsisten memperjuangkan kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (el’s)

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Terpopuler