Depok | Sketsa Online – H. Ade Hukmawan sejenak tersenyum ketika diminta menyebut hal yang paling ia banggakan dari sang istri. Alih-alih berbicara tentang jabatan atau perjalanan politik Hj. Yuni Indriany, ia justru mengisahkan sesuatu yang selama ini jarang terlihat oleh publik.
Baginya, perempuan yang kini dipercaya sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Depok sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok itu tetaplah sosok yang sama seperti yang dikenalnya sejak dulu. Di tengah padatnya agenda dan tanggung jawab kepada masyarakat, ia melihat satu upaya yang tidak pernah berhenti dilakukan sang istri yaitu menjaga kehangatan keluarga.
Pandangan itu disampaikan Ade usai penutupan rangkaian Peringatan Bulan Bung Karno 2026 yang dirangkai dengan Parade Hadroh dan Marawis di Balai Rakyat Beji, Minggu (28/6/2026), bertepatan dengan momen ulang tahun ke-50 Hj. Yuni.
“Kalau ditanya apa yang paling membuat saya bangga, jawabannya bukan karena jabatan beliau. Yang paling saya banggakan adalah beliau tetap menjadi pribadi yang bertanggung jawab, baik kepada keluarga maupun kepada amanah yang dipercayakan masyarakat. Di tengah kesibukan yang luar biasa, beliau selalu berusaha meluangkan waktu untuk keluarga. Bagi saya, itu bukan hal yang mudah dan patut disyukuri,” ujar Ade.
Menjalani kehidupan bersama selama bertahun-tahun membuat Ade memahami bahwa tidak mudah membagi waktu antara tugas di ruang publik dan kehidupan di rumah. Aktivitas yang padat sering kali membuat sang istri berangkat sejak pagi dan baru kembali ketika malam telah tiba. Namun, sesibuk apa pun hari yang dijalani, Hj. Yuni selalu berusaha menyediakan ruang untuk orang-orang yang dicintainya.
“Saya tahu tidak mudah menjalani semua itu. Kadang beliau berangkat sejak pagi dan baru pulang malam karena banyak kegiatan. Tapi ketika sudah di rumah, beliau tetap berusaha hadir untuk keluarga. Memang tidak ada manusia yang sempurna, tetapi saya melihat kesungguhannya untuk terus menjaga keseimbangan itu. Sebagai suami, saya bangga melihat usaha tersebut,” tuturnya.
Lebih lanjut, Ade mengungkapkan, perjalanan rumah tangga bukanlah kisah tentang kehidupan yang selalu berjalan mulus. Ada masa-masa yang penuh tantangan, ada pula waktu untuk belajar memahami satu sama lain. Dari sanalah, ia meyakini bahwa sebuah keluarga akan tetap kokoh selama dibangun di atas rasa saling percaya dan saling mendukung.
“Namanya rumah tangga pasti ada suka dan dukanya. Yang membuat kami bisa bertahan sampai hari ini adalah karena kami belajar untuk saling mengerti, saling percaya, dan saling mendukung. Menurut saya, itulah yang paling penting dalam sebuah keluarga,” katanya.
Memasuki usia ke-50 sang istri, Ade tidak menyimpan harapan yang rumit. Baginya, kesehatan, kebahagiaan, dan kemudahan dalam menjalankan amanah adalah anugerah yang jauh lebih berharga daripada apa pun.
“Saya hanya berdoa semoga Allah SWT selalu memberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam setiap langkahnya. Semoga beliau tetap menjadi pribadi yang rendah hati, amanah, terus berbuat baik, dan selalu diberikan kebahagiaan bersama keluarga. Itu doa saya sebagai suami,” ucapnya.
Harapan itu tidak berhenti pada keluarganya sendiri. Ade ingin semakin banyak pasangan mampu menjadi tempat bersandar satu sama lain, terutama ketika menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
“Kalau keluarga saling mendukung, insya Allah tantangan sebesar apa pun akan terasa lebih ringan. Saya berharap semakin banyak suami dan istri yang menjadi teman terbaik bagi pasangannya. Karena pada akhirnya, keluarga adalah tempat kita belajar saling menguatkan,” ungkapnya.
Menutup keterangannya, Ade menyampaikan ulang tahun ke-50 sang istri bukan sekadar perayaan bertambahnya usia. Momen itu menjadi pengingat untuk mensyukuri perjalanan yang telah mereka lalui bersama sekaligus memohon agar langkah-langkah berikutnya selalu dipenuhi keberkahan.
Tidak ada hadiah yang lebih membahagiakan baginya selain melihat perempuan yang dicintainya tetap sehat, rendah hati, dan terus menjalankan setiap amanah dengan sepenuh hati.
“Saya hanya ingin beliau selalu sehat, tetap menjadi pribadi yang sederhana, dan terus bahagia bersama keluarga. Itu doa saya, bukan hanya di ulang tahunnya yang ke-50, tetapi untuk setiap langkah kehidupan yang masih akan kami jalani bersama,” tutup Ade. (el’s)



