Depok | Sketsa Online – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 Forum Silaturahmi Relawan Edi Masturo (FORSIREDI) di Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas, Kota Depok, memadukan pelestarian seni budaya dengan promosi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Parade Tari Nusantara yang diikuti 35 tim menjadi ajang bagi anak-anak untuk menampilkan bakat sekaligus memperkenalkan keberagaman budaya Indonesia. Pada saat yang sama, stan UMKM memberikan kesempatan kepada pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk secara langsung kepada pengunjung.
Pembina FORSIREDI, H. Edi Masturo, mengatakan Parade Tari Nusantara digagas untuk memberi ruang lebih luas bagi anak-anak dalam mengembangkan potensi seni yang selama ini terlihat di berbagai kegiatan masyarakat.
“Setiap Agustusan saya melihat dari panggung ke panggung, dari wilayah ke wilayah, banyak potensi anak-anak kita yang luar biasa. Mereka memiliki bakat dan kemampuan untuk ditampilkan kepada masyarakat yang lebih luas. Karena itu, kami menyimpulkan perlu adanya wadah melalui kegiatan yang lebih besar,” ujarnya, Sabtu (10/10/2026).
Menurutnya, parade tersebut tidak sekadar menjadi ajang pertunjukan, tetapi juga sarana bagi anak-anak untuk mengasah kreativitas dan membangun kepercayaan diri. Pengalaman tampil di hadapan publik diharapkan mendorong mereka terus mengembangkan kemampuan sekaligus mengenal kekayaan budaya Indonesia sejak dini.
Lebih lanjut, Edi juga mengapresiasi kehadiran Wali Kota Depok Supian Suri yang menyempatkan diri untuk menghadiri perayaan tersebut.
“Atas nama pembina FORSIREDI, panitia, dan seluruh keluarga besar kami, saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada Pak Wali Kota yang di tengah kesibukannya menyempatkan hadir dan memberikan dukungan kepada kegiatan HUT ke-7 FORSIREDI,” katanya.
Selain parade budaya, stan UMKM menjadi bagian dari upaya membuka akses pemasaran bagi pelaku usaha lokal. Ia mengaku senang melihat antusiasme pengunjung dan menyebut sejumlah pedagang berhasil menghabiskan dagangannya selama acara berlangsung.
Ia menilai, pengembangan UMKM perlu disertai dukungan berkelanjutan, mulai dari peningkatan penjualan hingga penyediaan fasilitas berjualan yang memadai agar pelaku usaha dapat mengembangkan bisnisnya.
“UMKM ini menjadi perhatian kita bersama. Harapannya, para pelaku usaha bisa naik kelas, omzetnya meningkat, dagangannya semakin laris, dan mereka mendapatkan fasilitas yang memadai untuk berjualan,” ungkapnya.
Edi, yang juga anggota DPRD Kota Depok sekaligus Ketua Fraksi Gerindra, turut mengapresiasi pembangunan infrastruktur dan upaya Pemerintah Kota Depok dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Perayaan HUT ke-7 FORSIREDI tersebut turut dihadiri Wali Kota Depok Supian Suri, anggota DPRD Jawa Barat sekaligus Ketua DPC Gerindra Kota Depok Pradi Supriatna, jajaran aparatur wilayah, tokoh masyarakat, peserta parade, orang tua, serta warga.
Menutup pernyataannya, Edi berharap FORSIREDI terus berkembang sebagai wadah kolaborasi yang memperkuat kebersamaan, mendukung kreativitas generasi muda, dan mendorong kegiatan produktif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Semoga FORSIREDI terus tumbuh bersama masyarakat, menjadi wadah kolaborasi dalam mengembangkan kreativitas generasi muda, melestarikan budaya, dan mendorong kegiatan produktif yang berkontribusi terhadap kemajuan Kota Depok,” tutupnya. (el’s)







