Depok | Sketsa Online – Puluhan tahun mengenal seseorang tentu menyimpan banyak cerita. Ada perjalanan yang dilalui bersama, kesibukan yang saling bersinggungan, hingga kepercayaan yang tumbuh karena waktu.
Bagi H. Mazhab H.M dan keluarganya, sosok itu adalah Ibu Susilowati atau yang akrab disapa Bu Oco. Kedekatan yang terjalin selama puluhan tahun membuat Bu Oco tidak hanya dikenal sebagai kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP), tetapi juga menjadi sosok yang dipercaya dalam berbagai urusan keluarga dan kegiatan.
Kepercayaan itu kemudian berjalan dalam aktivitas organisasi. Saat ini, Bu Oco dipercaya sebagai Wakil Bendahara DPC PPP Kota Depok. Posisi tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjangnya bersama PPP dan keluarga H. Mazhab.
“Bu Oco ini sudah lama bersama kami. Saya berharap beliau tetap sehat, tetap semangat, dan terus menjaga amanah yang diberikan. Tetap punya komitmen dan kesetiaan dalam perjuangan bersama PPP,” ujar H. Mazhab pada Selasa (15/9/26).
H. Mazhab menilai loyalitas tidak cukup diukur dari lamanya seseorang berada dalam sebuah organisasi. Konsistensi menjalankan tanggung jawab dan kemampuan menjaga kepercayaan menjadi bagian penting dari perjalanan Bu Oco selama ini.
Momentum milad pun menjadi kesempatan untuk menyampaikan harapan agar Bu Oco tetap menjaga amanah yang telah dipercayakan kepadanya.
“Harapan saya, Bu Oco tetap semangat, tetap setia mengabdi dan berjuang bersama PPP. Tetap amanah dalam menjalankan tanggung jawab dan jaga komitmen yang sudah dibangun,” katanya.
Hubungan Bu Oco dengan keluarga H. Mazhab memiliki sisi lain yang lebih personal. Hj. Wulandari mengenalnya bukan sekadar sebagai rekan dalam berbagai kegiatan. Setelah bertahun-tahun bersama, keduanya membangun persahabatan yang membuat Bu Oco kerap hadir dalam keseharian.
“Bu Oco itu sahabat saya. Sudah lama sekali bersama saya. Kalau saya ada kegiatan, dia sering menemani. Kalau ada cerita, saya juga bisa cerita sama Bu Oco. Jadi bukan hanya soal pekerjaan, tetapi memang sudah dekat secara pribadi,” tutur Hj. Wulandari.
Kebersamaan itu berlangsung dalam berbagai kesempatan. Bu Oco kerap menemani Hj. Wulandari dalam sejumlah kegiatan, membantu berbagai keperluan, serta dipercaya ikut menangani urusan yang berkaitan dengan aktivitas dan usaha.
Kedekatan tersebut membuat hubungan keduanya tidak selalu berbicara tentang pekerjaan. Ada ruang untuk berbagi cerita, saling menemani, dan saling membantu dalam keseharian.
“Selamat milad, Ibu Oco. Jangan bosan ngurusin ikan dan lain-lain, serta nemenin saya ke mana-mana. Semoga selalu sehat dan bahagia,” kelakarnya Hj. Wulandari.
Ucapan itu sekaligus memperlihatkan keakraban yang sudah terbangun di antara keduanya. Kebersamaan selama bertahun-tahun membuat hal-hal sederhana pun menjadi bagian dari cerita persahabatan mereka.
Di tengah kesibukan tersebut, Bu Oco juga menjalankan perannya sebagai orang tua. Peran dalam keluarga berjalan beriringan dengan tanggung jawabnya di organisasi serta berbagai aktivitas yang ia jalani bersama orang-orang terdekat.
Perjalanan panjang itulah yang membuat kehadiran Bu Oco memiliki arti tersendiri bagi H. Mazhab dan Hj. Wulandari. Ia bukan hanya seseorang yang dipercaya menjalankan tugas, tetapi juga sahabat dan bagian dari lingkungan keluarga yang telah mereka kenal dalam waktu lama.
Kini, bertambahnya usia Bu Oco menjadi momentum untuk mengingat perjalanan itu sekaligus menyampaikan doa. H. Mazhab berharap Bu Oco senantiasa diberi kesehatan, umur panjang, kebahagiaan, kesuksesan, serta keberkahan dalam menjalani kehidupan.
“Semoga Bu Oco diberikan umur panjang, kesehatan, kebahagiaan, kesuksesan, dan selalu dalam lindungan Allah SWT. Tetap menjadi orang yang amanah dan terus memberikan manfaat untuk keluarga maupun PPP,” ujar H. Mazhab.
Doa serupa datang dari Hj. Wulandari. Harapannya sederhana, tetapi dekat dengan hubungan yang telah mereka jalani selama puluhan tahun: Bu Oco tetap sehat, bahagia, dan terus menjadi sahabat yang hadir dalam berbagai perjalanan.
Milad Bu Oco akhirnya bukan hanya penanda bertambahnya usia. Ada perjalanan panjang seorang perempuan yang menjalani banyak peran sebagai orang tua, kader PPP, sosok yang dipercaya, sekaligus sahabat bagi orang-orang terdekatnya.
Puluhan tahun kebersamaan membuat ucapan dari Hj. Wulandari terasa begitu personal. Tidak panjang, tetapi mewakili rasa terima kasih atas kehadiran yang selama ini terjaga.
“Sehat selalu, Bu Oco. Terima kasih sudah selalu ada untuk Bunda,” tutupnya. (el’s)







