RSSG Kian Diminati! Kuota PPDB 2027 SMP Gelora Ludes dalam Sehari

Depok | Sketsa Online – Meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) di Kota Depok menjadi sinyal penting bahwa transformasi pendidikan tidak lagi hanya bertumpu pada perluasan akses, tetapi juga pada kemampuan menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, relevan, dan dipercaya publik.

Fenomena habisnya kuota Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2027/2028 di SMP Gelora hanya dalam waktu satu hari sejak pendaftaran dibuka menjadi indikator bahwa masyarakat kini semakin kritis dan rasional dalam menentukan pilihan pendidikan bagi anak-anak mereka.

Keputusan memilih sekolah tidak lagi didominasi pertimbangan ekonomi, melainkan semakin dipengaruhi oleh mutu pembelajaran, budaya sekolah, pembentukan karakter, kepemimpinan, serta rekam jejak institusi dalam melahirkan lulusan yang berdaya saing.

Perubahan orientasi tersebut sejalan dengan arah kebijakan pembangunan nasional yang menempatkan pendidikan sebagai fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam konteks itu, sekolah swasta yang mampu menjaga kualitas dan memperoleh kepercayaan publik memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam memperluas pemerataan pendidikan.

SMP Gelora yang berada di bawah naungan Yayasan GHAMA merupakan salah satu sekolah pelaksana Program RSSG Pemerintah Kota Depok.

Melalui program tersebut, pemerintah daerah membangun kolaborasi dengan sekolah swasta untuk memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama memperoleh pendidikan bermutu tanpa dibatasi kondisi sosial maupun ekonomi keluarga.

Direktur Yayasan GHAMA, Aditya Nugraha Azhari, menegaskan bahwa tingginya kepercayaan masyarakat merupakan amanah besar yang harus dijawab dengan konsistensi dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan.

“Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus kami jaga. Kami ingin memastikan setiap peserta didik memperoleh pendidikan yang bermutu, berkarakter, dan mampu mengembangkan seluruh potensi yang dimilikinya,” ujar Aditya pada Rabu (15/7/26).

Menurutnya, komitmen tersebut diwujudkan melalui implementasi Grand Narrative DIGJAYA Disiplin, Gaul, Jujur, Bahagia, dan Berkarya yang menjadi landasan budaya sekolah dalam membentuk karakter peserta didik.

Implementasi nilai tersebut diperkuat melalui pembelajaran berbasis proyek, penguatan literasi dan numerasi, literasi digital, kepemimpinan, pengembangan kreativitas, serta berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang dirancang untuk membangun kompetensi akademik maupun nonakademik secara seimbang.

Sementara itu, Tokoh pendidikan Kota Depok, H. Jiacep, menilai tingginya animo masyarakat terhadap SMP Gelora bukan sekadar keberhasilan sebuah lembaga pendidikan, melainkan refleksi meningkatnya kepercayaan publik terhadap kualitas sekolah swasta yang mampu menghadirkan layanan pendidikan setara dengan harapan masyarakat.

Ia menilai, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi pemerintah dengan sekolah swasta mampu memperkuat ekosistem pendidikan yang lebih inklusif, adaptif, dan berorientasi pada mutu.

“Ketika masyarakat memilih sekolah karena kualitasnya, bukan semata karena gratis, itu menunjukkan kepercayaan publik telah tumbuh. Ini menjadi modal penting bagi keberhasilan Program RSSG dalam memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan mutu pendidikan di Kota Depok,” kata Jiacep.

Lebih lanjut, Ia menambahkan, tantangan pendidikan pada masa mendatang tidak hanya terletak pada peningkatan angka partisipasi sekolah, tetapi juga pada kemampuan menghadirkan pendidikan yang mampu membentuk generasi berkarakter, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki daya saing global.

Karena itu, keberhasilan SMP Gelora patut dimaknai sebagai bagian dari transformasi pendidikan di daerah, di mana sekolah swasta tidak lagi dipandang sebagai alternatif, melainkan sebagai pilar penting dalam mewujudkan pemerataan layanan pendidikan yang berkualitas.

Menutup pernyataannya, Jiacep berharap sinergi antara Pemerintah Kota Depok dan sekolah swasta terus diperkuat melalui kebijakan yang berkelanjutan, peningkatan kapasitas tenaga pendidik, inovasi pembelajaran, serta penguatan tata kelola pendidikan.

“Keberhasilan ini membuktikan bahwa sinergi pemerintah dengan sekolah swasta mampu menghadirkan layanan pendidikan yang dipercaya masyarakat. Jika kolaborasi ini terus diperkuat, bukan hanya pemerataan pendidikan yang akan terwujud, tetapi juga lahir generasi unggul yang siap menjawab tantangan pembangunan bangsa di masa depan,” pungkasnya. (el’s)

spot_img
spot_img

Terpopuler