Harganas ke-33, Imigrasi Depok Tanamkan Nilai Keluarga sebagai Fondasi Pelayanan Berintegritas

Depok | Sketsa Online – Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 dimaknai Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok sebagai momentum untuk memperkuat budaya kerja yang berakar pada nilai-nilai luhur keluarga.

Semangat tersebut diwujudkan melalui upacara yang dipimpin langsung Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok, Irvan Triansyah, A.Md.Im., S.H., M.A., Senin (29/6/2026).

Upacara berlangsung khidmat dalam balutan semangat kebhinekaan. Seluruh jajaran mengenakan pakaian adat dan busana tradisional dari berbagai daerah di Indonesia sebagai simbol persatuan dalam keberagaman sekaligus mencerminkan bahwa perbedaan merupakan kekuatan yang dapat dipersatukan melalui semangat kekeluargaan.

Dalam amanatnya, Irvan menegaskan bahwa keluarga merupakan tempat pertama seseorang belajar mengenai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kepedulian, serta semangat gotong royong. Bekal karakter tersebut, menjadi landasan penting dalam membentuk aparatur yang profesional sekaligus berintegritas.

“Hal yang biasa ditanamkan dalam keluarga, seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kepedulian, serta semangat gotong royong, menjadi bekal penting bagi setiap aparatur dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai, kualitas pelayanan publik tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis maupun profesionalisme aparatur, tetapi juga oleh karakter yang tumbuh dari integritas, rasa tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama.

“Nilai-nilai keluarga harus menjadi bagian dari budaya kerja kita. Ketika setiap insan bekerja dengan penuh tanggung jawab, saling menghargai, dan mengedepankan integritas, maka pelayanan yang kita berikan akan semakin berkualitas dan mampu menjawab harapan masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Irvan menambahkan, budaya kerja yang dibangun di atas karakter positif tersebut akan menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, memperkuat kolaborasi antarpegawai, serta mendorong terwujudnya pelayanan keimigrasian yang cepat, adaptif, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Menurutnya, Hari Keluarga Nasional bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan momentum refleksi bagi seluruh aparatur untuk terus memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

“Keluarga mengajarkan kita arti kepercayaan, kepedulian, dan tanggung jawab. Nilai-nilai itulah yang harus kita hadirkan dalam setiap pelayanan kepada masyarakat. Semoga semangat Hari Keluarga Nasional semakin memperkuat komitmen kita untuk terus memberikan pelayanan keimigrasian yang profesional, humanis, dan berintegritas,” tutupnya. (el’s)

spot_img
spot_img

Terpopuler