Esensi Hari Santri: Hj. Yuni Indriany Ajak Generasi Muda Warisi Jiwa Perjuangan Lewat Karya Nyata

Depok | Sketsa Online – Semangat perjuangan ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia tidak boleh berhenti sebagai catatan sejarah. Nilai perjuangan tersebut harus terus diwariskan melalui ilmu pengetahuan, keluhuran akhlak, dan pengabdian nyata bagi bangsa.

Pesan itu disampaikan Wakil Ketua DPRD sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Depok, Hj. Yuni Indriany, S.E., M.Si., dalam momentum Hari Santri Nasional. Ia menilai, pesatnya perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi menuntut generasi muda untuk terus berkembang tanpa kehilangan jati diri dan pijakan moral.

“Pesan saya untuk generasi muda, jadilah santri yang berilmu, berakhlak, berdaya saing, dan cinta Tanah Air. Jangan pernah mempertentangkan nilai-nilai agama dengan kemajuan zaman. Justru jadikan agama sebagai kompas moral dalam menghadapi perkembangan zaman,” ujar Hj. Yuni Indriany pada Selasa (20/10/26).

Menurutnya, meneruskan perjuangan para pendahulu berarti mengambil peran dalam menjawab tantangan masa kini. Santri perlu memperkuat kompetensi, menguasai teknologi, dan memperluas kiprah agar mampu berkontribusi dalam pembangunan di berbagai sektor.

“Santri hari ini harus berani mengambil peran di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, ekonomi, sosial, politik, hingga teknologi dan inovasi. Jangan hanya menjadi penonton perubahan, tetapi jadilah bagian dari solusi bagi persoalan bangsa,” tegasnya.

Selain kapasitas intelektual, Hj. Yuni menekankan pentingnya menjaga persatuan dan menghormati perbedaan. Di ruang digital, generasi muda juga perlu bersikap kritis terhadap informasi, tidak menyebarkan hoaks, serta menolak intoleransi yang berpotensi merusak kerukunan.

Semangat hubbul wathan minal iman, yang dimaknai sebagai kecintaan terhadap Tanah Air sebagai bagian dari keimanan, perlu tercermin dalam kepedulian sosial dan tindakan nyata untuk merawat keberagaman.

“Santri hebat bukan hanya yang tinggi ilmunya, tetapi juga yang luhur akhlaknya dan nyata pengabdiannya kepada bangsa,” ungkapnya.

Menutup pernyataannya, Hj. Yuni berharap, Hari Santri Nasional menjadi momentum bagi generasi muda untuk meneruskan keteladanan ulama dan pejuang terdahulu melalui prestasi, inovasi, dan kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Semoga santri Indonesia terus menjadi penjaga moral, penggerak kemajuan, dan perekat persatuan bangsa menuju Indonesia yang beradab, maju, dan berkeadilan,” tutupnya. (el’s)

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Terpopuler