Merakyat Tanpa Gengsi, H. Imam Turidi Tak Canggung Angkat Galon Pasok Air Bersih untuk Warga

Depok | Sketsa Online – H. Imam Turidi tak canggung mengangkat galon di tengah antrean masyarakat. Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Depok itu turun langsung membantu penyaluran sekitar 12 ribu liter air bersih untuk 144 kepala keluarga (KK) terdampak kekeringan di RW 015, Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji, Kota Depok, Rabu, 30 September 2026.

Penyaluran dilakukan bersama Perumda Tirta Asasta Kota Depok. Warga berdatangan membawa galon dan wadah penampungan, kemudian mengambil air secara bergantian untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Antrean warga mendorong Imam turun langsung membantu penyaluran air.

“Melihat warga harus antre seperti ini tentu kita tidak bisa tinggal diam. Air bersih itu kebutuhan dasar. Kalau kita bisa membantu, ya kita turun langsung. Tidak perlu banyak bicara, yang penting warga bisa mendapatkan air untuk kebutuhan mereka,” ujar Imam Turidi.

Pasokan tersebut digunakan untuk minum, memasak, mencuci, serta menjaga kebersihan rumah. Persoalan muncul karena hujan yang mulai turun belum membuat seluruh sumber air kembali normal.

“Memang beberapa hari terakhir Depok diguyur hujan, tetapi sumur-sumur warga masih banyak yang kering. Mungkin baru kembali normal ketika intensitas hujan meningkat,” kata Imam.

Kondisi itu mendorong Imam menjembatani persoalan ketersediaan air dengan Perumda Tirta Asasta. Koordinasi dilakukan agar kebutuhan masyarakat tetap mendapat perhatian selama sumber air belum kembali pulih.

“Sebagai pihak yang mengusung Pak Supian Suri, insyaallah saya akan terus menggali persoalan yang dihadapi masyarakat, termasuk dampak kekeringan ini. Kami berupaya menjembatani kebutuhan warga dengan Perumda Tirta Asasta,” ujar Imam.

Selama proses distribusi, warga turut membantu mengatur antrean dan membawa galon menuju rumah masing-masing. Kerja bersama tersebut membuat penyaluran berlangsung tertib.

Di tengah sumur yang belum kembali normal, pasokan air menjadi penopang kebutuhan sehari-hari 144 KK yang terdampak kekeringan.

“Menjadi wakil rakyat bukan hanya tentang hadir saat masyarakat membutuhkan, tetapi juga ikut membangun kepedulian yang tumbuh dan berkelanjutan. Mudah-mudahan langkah sederhana hari ini menjadi bagian dari semangat gotong royong yang terus hidup, sehingga masyarakat semakin kuat menghadapi setiap persoalan,” pungkas Imam Turidi. (el’s)

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Terpopuler