Dirgahayu RI ke-81, Kapolres Depok Dorong Generasi Muda Ambil Peran Bangun Negeri

Depok | Sketsa Online – Dirgahayu ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk melihat kembali makna perjuangan dalam konteks kehidupan hari ini.

Jika generasi terdahulu merebut kemerdekaan melalui perjuangan dan pengorbanan, generasi sekarang menghadapi tantangan berbeda, bagaimana mengisi kemerdekaan dengan kemampuan, karya, dan kontribusi yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Kombes Pol. Dr. Christian Rony Putra, S.I.K., M.H., usai mengikuti upacara pengibaran bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kota Depok, Senin (17/8/2026).

Christian menilai generasi muda memiliki ruang yang luas untuk mengambil bagian dalam perjalanan bangsa. Perkembangan teknologi, pendidikan, kreativitas, hingga berbagai bidang profesi membuka kesempatan bagi anak muda untuk mengembangkan potensi sekaligus menghasilkan sesuatu yang bernilai bagi lingkungan sekitarnya.

“Ini merupakan momentum yang baik, terutama bagi generasi muda, untuk mengisi hari kemerdekaan ini dengan hal-hal yang positif,” ujar Christian.

Menurutnya, mengisi kemerdekaan tidak harus selalu dimaknai melalui kegiatan besar. Langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten, selama memberikan manfaat dan mendorong kemajuan bersama, merupakan bagian dari kontribusi terhadap negeri.

“Untuk bersama-sama berkontribusi positif untuk membangun negeri ini,” katanya.

Dalam pandangan Christian, pembangunan juga membutuhkan fondasi sosial yang kuat. Masyarakat yang aktif berkegiatan dan produktif membutuhkan lingkungan yang aman, tertib, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.

Karena itu, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tidak semata-mata menjadi tugas aparat. Kesadaran warga untuk menjaga lingkungan merupakan bentuk partisipasi sosial yang turut menentukan kualitas kehidupan bersama.

“Jadi sangat bisa menunjang situasi Kamtibmas jikalau kita jaga sama-sama Kamtibmas kita di daerah masing-masing,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ia juga menekankan pentingnya persatuan sebagai modal menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Di tengah derasnya arus informasi, masyarakat dituntut tidak hanya menerima informasi, tetapi juga mampu menyaringnya agar tidak mudah terpengaruh oleh isu yang dapat menimbulkan perpecahan.

“Supaya tidak terpecah belah, kita harus tetap bersatu,” katanya.

Pesan tersebut secara khusus disampaikan kepada para pengurus lingkungan agar bersama masyarakat membangun kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban. Lingkungan yang kondusif memberi ruang bagi warga untuk beraktivitas, berinteraksi, dan mengembangkan berbagai potensi.

“Sama-sama kita menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Christian menegaskan bahwa mengisi kemerdekaan merupakan tanggung jawab lintas generasi. Anak muda dapat meneruskannya melalui ilmu, kreativitas, karya, dan pengabdian, sementara masyarakat memperkuatnya dengan kepedulian, persatuan, serta lingkungan yang aman dan kondusif.

Dengan semangat tersebut, kemerdekaan tidak berhenti sebagai warisan sejarah, tetapi terus dihidupkan melalui tindakan yang relevan dengan kebutuhan masa kini sekaligus menjadi bekal untuk menyiapkan masa depan bangsa.

“Supaya tidak terpecah belah, kita harus tetap bersatu. Dengan persatuan, kita bisa menjaga negeri ini tetap aman, memberi ruang bagi generasi muda untuk berkembang, berkarya, dan bersama-sama membangun masa depan bangsa yang lebih baik,” tutupnya. (el’s)

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Terpopuler