Bangli Ditertibkan, Sungai Ditata! Camat Sukmajaya Puji Karya Bakti Kodim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online – Penataan kawasan sungai tidak berhenti pada kegiatan membersihkan aliran air. Sedimentasi, bangunan liar, serta pemanfaatan sempadan yang tidak sesuai peruntukan dapat mengurangi fungsi sungai dan berdampak pada kualitas lingkungan. Kondisi itu menjadi perhatian dalam Karya Bakti TNI Kodim 0508/Depok di wilayah Kecamatan Sukmajaya.

Camat Sukmajaya Christine Desima Arthauli, S.STP., M.A., mengapresiasi kegiatan itu karena dinilai turut memperkuat upaya pemerintah wilayah dalam menangani persoalan lingkungan sekaligus mendorong kepedulian masyarakat.

“Kami berterima kasih karena menjadi lokus kegiatan Karya Bakti TNI Kodim 0508/Depok. Dengan demikian sangat terbantu dalam memotivasi kebersihan, kenyamanan, dan ketertiban umum di masyarakat,” ujar Christine, Sabtu (15/8/2026).

Menurutnya, pekerjaan di lapangan memiliki cakupan lebih luas daripada sekadar membersihkan sungai. Personel turut menangani sedimentasi dan menertibkan bangunan liar yang berada di area sungai maupun sempadan.

“Bahkan tadi bukan hanya bebersih kali, tetapi juga penertiban bangli di dalam area sungai yang sudah sedimen dan juga sempadan sungai,” katanya.

Penanganan sedimentasi diperlukan untuk menjaga kapasitas dan kelancaran aliran. Sementara penertiban bangunan pada badan maupun sempadan sungai berkaitan dengan fungsi ruang, akses pemeliharaan, serta potensi gangguan ketika debit air meningkat.

Lebih lanjut, Ia menilai penataan juga perlu dilakukan dengan pendekatan yang mempertimbangkan kondisi masyarakat. Edukasi dan komunikasi menjadi bagian penting agar perubahan fisik kawasan dapat diikuti kesadaran untuk menjaga lingkungan.

“Semua aksi dilakukan secara humanis dan baik,” tuturnya.

Menutup pernyataannya, Christine menegaskan bahwa Karya Bakti TNI menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas unsur dalam pengelolaan sungai. Pemerintah wilayah berperan dalam pengawasan dan pembinaan, TNI memperkuat keterlibatan di lapangan, sementara masyarakat menjadi kunci keberlanjutan hasil penataan.

Keberhasilan kegiatan tidak semata diukur dari kawasan yang dibersihkan atau bangunan yang ditertibkan, tetapi juga dari kesadaran warga untuk mempertahankan kebersihan, ketertiban, dan fungsi lingkungan setelah pekerjaan selesai.

“Kami sangat terbantu dengan kegiatan ini. Semoga semangat menjaga lingkungan terus tumbuh, menjadikan Sukmajaya semakin menyala dan ikut menguatkan langkah menuju Depok yang maju dan berkelanjutan,” tutupnya. (el’s)

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Terpopuler