Depok | Sketsa Online – Pokja IV Tim Penggerak (TP) PKK Kota Depok memberikan apresiasi atas kepedulian Persatuan Golf Indonesia (PGI) Kota Depok bersama Yayasan Amal Mata Indonesia (YAMI) yang menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan mata dan pembagian kacamata gratis bagi pelajar.
Inisiatif tersebut dinilai menjadi contoh kolaborasi sosial yang mampu memperluas akses layanan kesehatan sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui deteksi dini gangguan penglihatan.
Apresiasi itu disampaikan Ketua Pokja IV TP PKK Kota Depok, Esih S., saat menghadiri bakti sosial pemeriksaan kesehatan mata di SDN Cilangkap 8, Senin (3/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian ketiga program pemeriksaan mata gratis yang digagas PGI Kota Depok bersama YAMI sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan mata anak usia sekolah.
Menurut Esih, persoalan gangguan penglihatan pada anak masih kerap luput dari perhatian karena tidak selalu menunjukkan gejala yang mudah dikenali. Tidak sedikit siswa yang mengalami kesulitan melihat tulisan di papan tulis atau membaca buku, namun menganggap kondisi tersebut sebagai hal biasa sehingga tidak pernah menjalani pemeriksaan.
Padahal, kemampuan melihat secara optimal merupakan salah satu faktor yang menentukan efektivitas proses belajar. Penglihatan yang baik akan membantu siswa menyerap materi pelajaran dengan lebih maksimal, meningkatkan konsentrasi, serta mendukung perkembangan akademik maupun sosial.
“Kolaborasi seperti ini sangat bermanfaat karena membantu menemukan gangguan penglihatan sejak dini. Semakin cepat diketahui, semakin besar peluang anak memperoleh penanganan yang tepat sehingga tidak mengganggu proses belajar maupun aktivitas sehari-hari,” ujar Esih.
Ia menjelaskan, TP PKK Kota Depok telah menginisiasi Program Terang Benderang sebagai gerakan promotif dan preventif yang bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan mata.
Program tersebut dirancang bukan sekadar menyediakan layanan pemeriksaan, tetapi juga membangun budaya deteksi dini agar masyarakat memahami bahwa kesehatan penglihatan merupakan bagian penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berdaya saing.
Esih menuturkan, gangguan refraksi seperti rabun jauh, rabun dekat, maupun astigmatisme sering kali baru diketahui setelah memengaruhi aktivitas belajar anak.
Apabila tidak segera ditangani, kondisi tersebut dapat menurunkan kemampuan membaca, mengurangi fokus saat mengikuti pelajaran, memicu kelelahan mata, bahkan berdampak pada menurunnya prestasi akademik.
“Kami ingin memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan untuk belajar secara optimal hanya karena mengalami gangguan penglihatan yang sebenarnya dapat dideteksi dan ditangani sejak dini,” katanya.
Sebagai tindak lanjut, TP PKK Kota Depok menargetkan Program Terang Benderang dapat menjangkau seluruh 11 kecamatan pada 2026.
Tahap awal pelaksanaannya akan difokuskan kepada pelajar tingkat SMP dan SMA dengan target sekitar 400 peserta di setiap kecamatan. Penentuan sekolah sasaran akan dikoordinasikan bersama Dinas Pendidikan Kota Depok agar pelaksanaan program berlangsung efektif dan tepat sasaran.
Tidak berhenti pada kalangan pelajar, cakupan Program Terang Benderang juga akan diperluas kepada guru, kader PKK, kelompok lanjut usia (lansia), serta masyarakat kurang mampu yang memiliki keterbatasan dalam memperoleh layanan kesehatan mata.
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemerataan akses pemeriksaan sekaligus mendorong kebiasaan melakukan pemeriksaan mata secara berkala.
Menutup pernyataannya, Esih menegaskan, upaya meningkatkan kualitas kesehatan mata tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Dibutuhkan sinergi berbagai pihak agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Pemerintah, organisasi kemasyarakatan, yayasan, dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), organisasi profesi, hingga komunitas memiliki peran strategis dalam memperluas jangkauan pemeriksaan kesehatan mata sekaligus membantu penyediaan kacamata bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kesehatan mata adalah investasi jangka panjang bagi masa depan generasi penerus. Ketika anak dapat melihat dengan baik, mereka akan lebih mudah belajar, lebih percaya diri, dan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk meraih prestasi. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung Program Terang Benderang agar manfaatnya dapat dirasakan semakin luas,” tutupnya. (el’s)







