Satukan Perbedaan! Imigrasi Depok Rajut Toleransi Lewat Santunan Anak Yatim

Depok | Sketsa Online – Kepedulian menjadi jembatan yang mampu menyatukan perbedaan. Semangat itulah yang diwujudkan Kantor Imigrasi Depok melalui kegiatan santunan bagi anak yatim dengan menghadirkan anak-anak dari Panti Asuhan Santo Fransiskus Assisi dan Panti Asuhan Al-Aisyah di Aula Kantor Imigrasi Depok, Rabu (8/7/2026).

Pertemuan anak-anak dari dua panti asuhan dengan latar belakang berbeda menghadirkan suasana hangat dan penuh keakraban. Momen tersebut menjadi simbol bahwa toleransi perlu diwujudkan melalui kepedulian, kebersamaan, dan saling menghargai.

Kegiatan yang dipimpin langsung Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Non TPI Depok, Irvan Triansyah, tidak hanya diisi dengan penyerahan santunan, tetapi juga menjadi ruang berbagi motivasi, menanamkan nilai empati, serta membangun optimisme generasi muda dalam meraih masa depan.

Dalam arahannya, Irvan mengajak seluruh anak untuk terus belajar, berani bermimpi, dan pantang menyerah menghadapi berbagai tantangan.

“Adik-adik semua memiliki kesempatan yang sama untuk menggapai cita-cita. Teruslah belajar dan berusaha agar kelak menjadi pribadi yang membanggakan keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ia mengatakan, setiap anak memiliki peluang untuk meraih masa depan yang lebih baik selama dibarengi tekad, disiplin, dan kerja keras.

Menurut Irvan, santunan kepada anak yatim bukan sekadar berbagi rezeki, melainkan wujud tanggung jawab sosial yang menumbuhkan empati, kasih sayang, dan kepedulian terhadap sesama.

“Dalam kehidupan berbangsa, kepedulian terhadap sesama merupakan fondasi penting untuk memperkuat persatuan di tengah keberagaman. Nilai-nilai seperti inilah yang harus terus kita pelihara bersama,” ungkapnya.

Menutup pernyataannya, Irvan menegaskan Kantor menegaskan komitmennya untuk tidak hanya memberikan pelayanan keimigrasian yang profesional, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang memperkuat nilai kemanusiaan dan toleransi.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menghadirkan kebahagiaan sekaligus menjadi penyemangat bagi adik-adik untuk terus belajar dan meraih cita-cita. Semangat ‘Imigrasi Untuk Rakyat’ kami wujudkan bukan hanya melalui pelayanan, tetapi juga lewat kepedulian yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya. (el’s)

spot_img
spot_img

Terpopuler