Kalau Bukan Sekarang, Kapan Lagi? Gerindra Depok – STIHP Pelopor Bangsa Resmi Buka Beasiswa S1, Cetak SDM Unggul

Depok | Sketsa Online – DPC Partai Gerindra Kota Depok bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum dan Politik (STIHP) Pelopor Bangsa membuka Program Beasiswa Strata 1 (S1) di bidang Hukum dan Politik sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Kampus STIHP Pelopor Bangsa, Jalan Arif Rahman Hakim, Depok, Jumat (12/6/2026).

Dengan semangat Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Kalau bukan kita, siapa lagi?, program ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus mencetak generasi muda yang memiliki integritas, jiwa kepemimpinan, dan kepedulian terhadap masyarakat.

Ketua STIHP Pelopor Bangsa, Dr. M. Ali Syaifudin, S.H., M.H., mengatakan kerja sama tersebut bukan sekadar seremoni administratif, melainkan komitmen bersama untuk membangun sinergi antara dunia pendidikan dan institusi politik dalam meningkatkan kualitas SDM Indonesia.

Menurutnya, pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam melahirkan generasi yang unggul, kritis, dan berkarakter. Karena itu, kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat pendidikan hukum dan politik kebangsaan sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

“MoU ini bukan hanya sebuah seremoni, tetapi merupakan komitmen bersama untuk membangun sinergi antara pendidikan tinggi dan institusi politik dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat pendidikan hukum dan politik kebangsaan, serta meningkatkan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa hukum dan politik merupakan dua bidang yang saling berkaitan. Setiap kebijakan publik membutuhkan landasan hukum yang kuat, sementara penegakan hukum tidak terlepas dari proses politik yang sehat dan bertanggung jawab.

Karena itu, Indonesia membutuhkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memahami nilai-nilai kebangsaan, etika politik, dan supremasi hukum agar mampu menjadi pemimpin yang membawa kemajuan bagi bangsa.

Ali berharap kerja sama ini dapat berkembang melalui berbagai program, seperti seminar, pelatihan, diskusi akademik, hingga perluasan akses pendidikan melalui beasiswa. Bahkan, pihaknya juga tengah mempersiapkan pembukaan program Magister (S2) sebagai bagian dari pengembangan institusi.

“Pendidikan adalah jalan tercepat untuk memajukan bangsa. Melalui kerja sama ini, kami ingin melahirkan generasi yang cerdas, berintegritas, dan memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok sekaligus Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Pradi Supriatna, menilai pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas pembangunan daerah dan bangsa.

Baginya, pemahaman hukum sangat penting dalam berpolitik sehingga setiap kebijakan yang dihasilkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Berpolitik harus memahami rambu-rambu hukum. Dengan pemahaman itu, kita dapat menghasilkan kebijakan dan program yang benar-benar memberikan maslahat bagi masyarakat,” ujarnya.

Pradi mengapresiasi lahirnya program beasiswa tersebut dan berharap jumlah penerima manfaat terus bertambah setiap tahun sehingga semakin banyak generasi muda memiliki kesempatan menempuh pendidikan tinggi.

Ia juga berharap kerja sama antara Gerindra Kota Depok dan STIHP Pelopor Bangsa tidak berhenti pada program beasiswa, tetapi berkembang menjadi forum-forum diskusi mengenai hukum, kebijakan publik, ekonomi, dan pembangunan daerah yang mampu melahirkan gagasan konstruktif bagi masyarakat.

Ia menilai, kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas manusianya. SDM yang berpendidikan, berintegritas, dan berpikir kritis akan menjadi modal utama dalam mewujudkan kemajuan Kota Depok dan Indonesia.

Melalui Program Beasiswa S1 Hukum dan Politik ini, Gerindra Kota Depok bersama STIHP Pelopor Bangsa menegaskan bahwa investasi terbaik bagi masa depan adalah investasi di bidang pendidikan.

“Semakin banyak anak muda memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan tinggi, semakin besar pula peluang lahirnya generasi yang mampu mengabdi, menghadirkan gagasan, dan memberikan solusi bagi masyarakat,” tutupnya. (el’s)

Terpopuler