Depok | Sketsa Online – Ketua Karang Taruna (Katar) Kota Depok, H. Irwan Nurwanto, menyampaikan perkembangan terkini kondisi anggota Karang Taruna Abadijaya yang menjadi korban kecelakaan.
Hingga saat ini, lima orang masih menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit, sementara delapan orang lainnya telah dinyatakan dalam kondisi sehat.
“Dari anggota Karang Taruna Abadijaya, saat ini lima orang masih dalam perawatan intensif, terdiri dari tiga orang di RS Hermina Depok, satu orang di RSUD Garut, dan satu orang di RS Polri. Sementara delapan orang lainnya dalam kondisi sehat,” ujar H. Irwan Nurwanto pada Selasa (9/6/26).
Irwan menjelaskan, salah satu korban yang dirawat di RSUD Garut telah selesai menjalani operasi dan proses tindakan medis tersebut berlangsung dengan lancar.
“Alhamdulillah, rekan kami yang masih dalam perawatan di RSUD Garut sudah selesai dilakukan operasi dan berjalan lancar. Kami terus memantau perkembangan kondisinya,” katanya.
Menurut Irwan, begitu menerima informasi mengenai kejadian tersebut, dirinya langsung berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, dr. Devi, untuk memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik.
“Saya langsung menghubungi Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, dr. Devi, untuk meminta bantuan penanganan kesehatan. Beliau kemudian meneruskan koordinasi kepada Direktur RS Hermina Depok dan alhamdulillah seluruh korban yang dirawat di sana telah tertangani dengan baik dan optimal di bawah pengawasan langsung Dinas Kesehatan Kota Depok,” tuturnya.
Ia menambahkan, Karang Taruna Kota Depok bersama Dinas Kesehatan juga terus memantau kondisi korban yang masih menjalani perawatan di RSUD Garut.
“Korban yang berada di RSUD Garut hingga saat ini masih terus kami pantau bersama Dinas Kesehatan. Seluruh proses tindakan medis di sana sudah dilakukan secara maksimal,” ujarnya.
Irwan juga meluruskan informasi yang beredar mengenai jumlah korban yang dirawat di RS Hermina Depok.
“Perlu kami luruskan, bukan 11 orang yang menjalani pengobatan di RS Hermina, melainkan tiga orang. Saat ini mereka masih dalam proses observasi dan menunggu tindakan lanjutan. Pihak RS Hermina cukup baik dan profesional dalam menangani rekan-rekan kami,” jelasnya.
Terkait proses pemulihan, Irwan mengatakan komunikasi dengan keluarga korban terus dilakukan untuk mempersiapkan rujukan pascaoperasi apabila kondisi medis telah memungkinkan.
“Saat ini kami terus berkomunikasi dengan keluarga terkait rujukan pascaoperasi untuk proses pemulihan ke RS Universitas Indonesia (RSUI),” katanya.
Ia menegaskan bahwa Karang Taruna Kota Depok bertanggung jawab penuh dalam mengoordinasikan proses penanganan hingga pemulihan seluruh korban.
“Karang Taruna Kota Depok bertanggung jawab penuh dalam koordinasi proses pengobatan hingga pemulihan dengan pihak rumah sakit, Dinas Kesehatan, penyedia travel, dan seluruh pihak terkait. Bahkan saat mengetahui kejadian tersebut, saya langsung bergegas menuju Garut untuk melakukan pendampingan hingga seluruh korban dirujuk ke RS Hermina Depok, kecuali satu korban berinisial A yang berdasarkan pertimbangan medis wajib ditangani di RSUD Garut,” tegasnya.
Di akhir keterangannya, Irwan memastikan Karang Taruna Kota Depok akan terus mengawal proses pengobatan dan pemulihan seluruh korban hingga mereka pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala.
“Kami akan terus mendampingi dan mengawal proses pengobatan serta pemulihan seluruh korban sampai mereka benar-benar pulih dan bisa kembali beraktivitas seperti sediakala,” tutupnya. (el’s)

