Gak Cuma Periksa Mata! PGI Depok-YAMI dan IKIAD Bagikan Kacamata Gratis di HUT DPRD ke-27

Depok | Sketsa Online – Akses pemeriksaan kesehatan mata diperluas kepada masyarakat umum di Kota Depok. Persatuan Golf Indonesia (PGI) Kota Depok bersama Yayasan Amal Mata Indonesia (YAMI) dan Ikatan Keluarga Istri Anggota Dewan (IKIAD) Kota Depok akan menghadirkan pemeriksaan mata sekaligus pemberian kacamata gratis.

Kegiatan tersebut dijadwalkan akan berlangsung di Kantor DPRD Kota Depok, Rabu, 2 September 2026, pukul 08.00-12.00 WIB. Masyarakat umum menjadi sasaran kegiatan yang dikoordinasikan oleh IKIAD.

Program ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-27 DPRD Kota Depok. Bagi PGI Depok, kegiatan tersebut sekaligus menjadi kelanjutan program kesehatan mata yang sebelumnya telah menyasar ribuan pelajar di Kota Depok.

Ketua PGI Kota Depok, H. Hamzah, mengatakan perluasan sasaran dilakukan agar manfaat program dapat menjangkau kelompok masyarakat yang lebih luas. Setelah sebelumnya menyasar pelajar, kali ini layanan dibuka bagi masyarakat umum.

“Kalau sebelumnya kita sudah melakukan pemeriksaan mata dan memberikan kacamata gratis kepada ribuan pelajar di Kota Depok, kali ini kita memperluas sasaran kepada masyarakat umum,” kata H. Hamzah pada Minggu (30/8/26).

Menurutnya, kesehatan mata sering kali baru mendapat perhatian setelah gangguan penglihatan mulai menghambat aktivitas. Kondisi tersebut perlu diubah dengan membangun kebiasaan pemeriksaan secara berkala.

“Jangan menunggu penglihatan terganggu baru kemudian memeriksakan mata. Pemeriksaan secara rutin itu penting untuk mengetahui kondisi mata sejak awal,” ujarnya.

H. Hamzah yang juga menjabat Ketua Komisi B DPRD Kota Depok menegaskan, kegiatan tersebut tidak berhenti pada pemberian kacamata. Pemeriksaan mata diharapkan menjadi pintu masuk untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan penglihatan.

“Ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab kami bagi kesehatan mata masyarakat. Kita ingin masyarakat semakin peduli, bukan hanya ketika sudah mengalami masalah,” tuturnya.

Perhatian terhadap kesehatan mata juga mencakup anak-anak. H. Hamzah menyoroti penggunaan telepon seluler yang semakin intensif dalam keseharian anak dan meminta orang tua tidak mengabaikan kondisi penglihatan mereka.

“Anak-anak sekarang banyak menggunakan handphone. Ini harus menjadi perhatian orang tua. Selain mengatur penggunaannya, kesehatan mata mereka juga perlu diperiksa secara rutin,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, YAMI kembali menjadi mitra PGI Depok dalam pemeriksaan mata dan penyediaan kacamata bagi warga yang membutuhkan berdasarkan hasil pemeriksaan. Kerja sama ini melanjutkan program serupa yang sebelumnya telah diberikan kepada ribuan pelajar.

Sementara itu, IKIAD berperan mengoordinasikan masyarakat umum yang menjadi sasaran kegiatan. Keterlibatan tiga pihak tersebut membuat program yang sebelumnya berfokus pada pelajar kini diperluas kepada masyarakat dengan cakupan penerima manfaat yang lebih beragam.

H. Hamzah menilai, kolaborasi menjadi salah satu cara untuk memperbesar jangkauan program sosial. Masing-masing pihak menjalankan peran sesuai kapasitasnya, tetapi diarahkan pada tujuan yang sama yaitu membantu masyarakat memperoleh akses pemeriksaan kesehatan mata.

Ia mendorong agar pola kerja sama tersebut dapat terus dikembangkan dan tidak berhenti pada kegiatan dalam rangka HUT DPRD. Keberlanjutan menjadi penting agar manfaat program dapat dirasakan lebih banyak warga.

“Kalau semua bergerak bersama, jangkauannya tentu akan lebih luas. Yang kita cari bukan sekadar terlaksananya kegiatan, tetapi bagaimana manfaatnya benar-benar sampai kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap pemeriksaan dan pemberian kacamata gratis tersebut juga dapat mendorong perubahan cara pandang masyarakat terhadap kesehatan mata, dari sekadar mengatasi gangguan menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas hidup.

“Yang kita harapkan bukan hanya masyarakat mendapatkan kacamata, tetapi juga tumbuh kesadaran bahwa kesehatan mata merupakan bagian penting dari kualitas hidup. Bagi kami, yang terpenting adalah menghadirkan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat dan membangun kepedulian yang bisa terus berlanjut,” tutupnya. (el’s)

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Terpopuler