Merdeka Berprestasi! Lurah Cimpaeun Jadikan Turnamen Bulutangkis sebagai Ajang Gali Bibit Atlet Muda

Depok | Sketsa Online – Di tengah perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebuah lapangan sederhana di Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Tapos, Kota Depok, menjelma menjadi ruang lahirnya harapan. Bukan sekadar arena pertandingan, melainkan titik awal pencarian atlet masa depan dari lingkungan paling dasar, rukun warga.

Turnamen Badminton Antar-RW yang digelar menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga tidak selalu harus dimulai dari panggung besar. Justru dari kompetisi kecil yang dekat dengan keseharian warga, bakat-bakat muda mulai menemukan jalannya.

Lurah Cimpaeun, Mujahidin, menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang perebutan juara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana mempererat hubungan sosial sekaligus membaca potensi yang selama ini tersembunyi di tengah masyarakat.

“Cimpaeun mempunyai banyak potensi, dari anak-anak Karang Taruna sampai atlet. Makanya saya tergerak, apalagi ini momen 17 Agustus yang sangat luar biasa,” ujarnya pada Minggu (10/8/26).

Menurutnya, proses pencarian talenta tidak perlu menunggu kompetisi tingkat kota atau provinsi. Lingkungan RW justru menjadi ruang paling awal untuk membentuk mental bertanding, mengasah kemampuan, dan menumbuhkan kepercayaan diri generasi muda.

“Saya ingin menggali potensi warga Cimpaeun. Harapannya lahir generasi-generasi muda, khususnya dari Cimpaeun dan Kecamatan Tapos,” katanya.

Optimisme itu bukan tanpa dasar. Mujahidin mencontohkan keberhasilan tim sepak bola U-10 dari klub Bedak yang mampu menembus level nasional dan meraih gelar juara. Capaian tersebut menjadi penanda bahwa potensi lokal, jika diberi ruang, mampu bersaing di panggung lebih luas.

“Kemarin tim sepakbola U-10 berhasil meraih juara nasional. Artinya Cimpaeun punya banyak potensi. Saya ingin anak-anak di sini bisa berprestasi, dari tingkat kota sampai nasional,” tuturnya.

Pengalaman pribadinya sebagai manajer tim bulu tangkis pada 2023 yang berhasil menjuarai tingkat Kota Depok semakin memperkuat keyakinannya. Namun ia menyadari, prestasi tidak bisa bertahan tanpa regenerasi.

“Sekarang pemainnya sudah berusia. Harus ada generasi baru dari anak-anak muda Cimpaeun,” ujarnya.

Karena itu, turnamen ini diposisikan sebagai bagian dari proses pembinaan jangka panjang. Bukan sekadar kompetisi sesaat, melainkan awal dari siklus regenerasi atlet berbasis masyarakat.

Partisipasi 10 RW dalam turnamen kali ini, bagi Mujahidin, merupakan langkah awal yang penting. Ia melihatnya sebagai fondasi untuk membangun tradisi kompetisi yang berkelanjutan di tingkat lingkungan.

“Walaupun baru 10 RW, tidak apa-apa. Yang penting ini jadi ajang silaturahmi sekaligus menggali potensi warga,” katanya.

Semarak kemerdekaan di Cimpaeun pun tidak berhenti di lapangan olahraga. Puncak peringatan pada 25 Agustus akan diramaikan dengan jalan santai, lomba dan senam PAUD, bazar UMKM, hingga pembagian sertifikat Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Rangkaian ini memperlihatkan bahwa perayaan kemerdekaan dimaknai sebagai ruang partisipasi kolektif lintas generasi.

Di sisi lain, Mujahidin juga mendorong pemanfaatan anggaran kepemudaan sebesar Rp10 juta per RW agar tidak berhenti sebagai angka di atas kertas, tetapi benar-benar menjadi penggerak aktivitas produktif.

“Anak muda jangan lagi merasa tidak punya anggaran. Silakan dimanfaatkan untuk kegiatan positif,” tegasnya.

Pada akhirnya, yang dibangun di Cimpaeun bukan hanya turnamen, melainkan ekosistem. Sebuah upaya menautkan olahraga, kebersamaan, dan pembinaan generasi dalam satu tarikan napas pembangunan sosial.

Kemerdekaan tidak lagi sekadar seremoni tahunan. Ia menjadi momentum strategis untuk menyiapkan masa depan melahirkan generasi yang tidak hanya sehat dan kompetitif, tetapi juga berkarakter dan mampu membawa nama daerah ke panggung yang lebih luas.

“Semoga kegiatan ini memperkuat silaturahmi dan melahirkan generasi berprestasi yang membanggakan Kota Depok,” tutupnya. (el’s)

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Terpopuler